Kamis, 21 Juli 2011

Verifikasi Kegiatan PNPM 2012


Sumberdalem  19  Juli 2011,
Seluruh Jajaran Pemerintah Desa Sumberdalem dan seluruh Calon Peserta Pelatihan juga Simpan Pinjam Perempuan (SPP) berkumpul di balai Desa Sumberdalem untuk mengikuti kegiatan Verifikasi yang telah di jadwalkan dari pihak PNPM Md Kecamatan Kertek, Tim yang dipimpin oleh FK PNPM-Md terdiri dari Bp Sumidi yang memverifikasi Kegiatan SPP, Bp Agus memverivikasi kegiatan Aneka Pelatihan adapun Bp. Slamet Sbastian memverifikasi kegatan sarana Fisik.
untuk kegiatan PNPM Md Tahun 2012 yang telah di putuskan sesuai hasil usulan yang telah tertuang dalam RPJMDes dan RKP Tahun 2012 itu sudah diajukan dengan proposal yang telah dibuat dan sesuai prosedur permohonan dana PNPM tersebut. Kegiatan SPP yang diikuti oleh 4 Kelompok Perempuan yang juga telah mengikuti di program 2011, adapun kegiatan yang diusulkan oleh Campuran yaitu sarana fisik Pembangunan TPT Jalan Masuk Desa yang ada di Dusun Mlandi dengan kebutuhan Anggaran 100 juta, dan untuk kegiatan Aneka Pelatihan yaitu Pelatihan Bordir Lanjut, Sopir, dan Memasak. kegiatan verifikasi selesai jam 10.00 WIB dan Tim verifikasi tersebut berpindah ke Desa Lain.

Swadaya Jalan Masuk Dusun Sambon

Sumberdalem, 19 Juli 2011
Semangat para warga Dusun Sambon membersihkan tanggul yang siap untuk dibangun sepanjang 30 m tersebut sebagai jalan masuk Dusun dengan cara swadaya, dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat secara bergantian dari hari kehari.
Pagi itu dimulainya kegiatan pembangunan senderan penahan Tanah (TPT) dan Betonisasi dengan alokasi dana lima juta rupiah untuk pengadaan material yaitu semen, batu, dan pasir adapun tenaga pengerjaan dilaksanakan secara gotong royong, diawali oleh warga RT 10 Dusun sambon di pimpin oleh Bp Karnoto,
TPT sepanjang 30 meter ini dibangun untuk menahan tanggul yang juga sebagai tanggul sawah ketika musim tanam padi air tumpah sampai jalan, maka akan mengganggu pengguna jalan dikarenakan becek dan juga jalan menjadi rusak, dengan modal dana 5 juta TPT itu akan dibangun sampai selesai dan dilanjutkan betonisasi jalan masuk dusun sambon tersebut, apabila anggaran masih mencukupi untuk pengadaan material, untuk kelanjutan Pembangunan betonisasi tersebut akan mengajukan permohonan dana APBD dengan Proposal permohonan bantuan agar bisa terealisasi pembangunan betonisasi dari jalan masuk dusun sampai dengan pemukiman dusun yang sementara ini masih tanah dan banyak yang rusak dan kurang nyaman apabila dilalui oleh pengguna jalan.

Selasa, 12 Juli 2011

Sumberdalem Mengawali Kirab Panji

 Sumberdalem, 11 Juli 2011,
        Pawai Budaya dalam rangka Hari Jadi Wonosobo Ke-186 hari ini (11/6) dimulai di Kecamatan Kertek. Acara ini ditandai dengan penyerahan Songsong Agung, Tombak Korowelang, Bendera Merah Putih dan Lambang Daerah Kabupaten Wonosobo dari unsur Muspika Kecamatan Kertek yang di serahkan kepada Kepala Desa Sumberdalem Rahmat S.E . Bertindak sebagai Manggolo Upocoro Kasi Trantib Kecamatan Kertek Drs. Suroto, W.S. Dalam acara yang berlangsung di halaman Kecamatan Kertek ini juga ditampilkan kesenian gamelan dan barongan dari Desa Sumberdalem.
Panji-panji yang telah diserahkan ini selanjutnya akan dikirabkan masuk desa sumberdalem dan  melintasi jalan protokol desa dan berujung di dusun sambon sebagai perbatasan dengan Desa Purwojati. 
bunyi gamelan dan barongan yang mengiringi langkah para subo manggolo dalam membawa songsong agung Tombak Korowelang, Bendera Merah Putih dan Lambang Daerah Kabupaten Wonosobo itu  berjalan begitu meriah
di ikuti oleh seluruh anak sekolah SDN 1 dan 2 Sumberdalem, disambut meriah oleh seluruh warga Desa Sumberdalem yang sudah berbaris di tepi jalan  untuk melihat datangnya pasukan kirab tersebut. dengan semangat handarbeni Kepala Desa Sumberdalem dan seluruh jajaran perangkatnya membawa amanah yang telah diberikan oleh  camat Kertek Agus Wibowo,S.Sos tersebut.
perjalan satu jam di tempuh melalui jalan-jalan Dusun sampailah di Pintu Masuk desa Purwojati, dan sudah ditunggu oleh para subo manggolo dari Desa Purwojati dan siap untuk menerimanya, penyerahan dilakukan oleh Kepala Desa Sumberdalem di berikan kepada Kepala Desa Purwojati yang akan dilanjutkan kirabnya sesuai Route yang telah di tentukan yaitu Ngadikusuman, Bejiarum, Wringinanom, Bojasari, Surengede, Sindupaten, dan Kertek. Selanjutnya seluruh panji akan disemayamkan kembali di Kecamatan Kertek dan akan dikirabkan kembali dalam acara puncak Hari Jadi Wonosobo tingkat Kabupaten pada tanggal 24 Juli mendatang. Kegiatan kirab di Kecamatan Kertek ini direncanakan berlangsung selama 2 hari dan melibatkan seluruh unsur pemerintahan desa di Kecamatan Kertek, siswa sekolah serta masyarakat di wilayah Kecamatan Kertek.
Menurut Camat Kertek, Agus Wibowo,S.Sos, acara ini diselenggarakan dengan maksud untuk melestarikan budaya asli Wonosobo, “ Acara kirab panji ini diadakan agar masyarakat dapat ikut merasa nduweni budaya asli Wonosobo serta melestarikannya”,tuturnya. “ Selain itu juga untuk memberikan suatu pembelajaran bagi generasi muda agar tidak melupakan tentang asal-usul dan sejarah Kabupaten Wonosobo ini, ” Imbuhnya.

Mengawali Gedung TK Baru

Sumberdalem, 11 Juli 2011
         Setelah menunggu ajaran baru gedung TK yang telah dibangun dari alokasi anggaran PNPM-Md tahun 2010 yang telah dilaksanakan oleh TPK Desa Sumberdalem itu sudah mulai di tempati dan digunakan untuk kegiatan proses belajar mengajar anak-anak Taman Kanak-kanak  Pertiwi Sumberdalem, gedung TK yang ada di Dusun Mlandi tersebut adalah embrio dari TK pertiwi Sumberdalem yang berada di Dusun Sambon atau juga di sebut sebagai kelas jauh. 
Setelah dilaksanakan musyawarah oleh warga masyarakat Dusun Mlandi maka dibentuk Komite yang akan akan membersamai guru dalam kegiatan pengadaan sarana prasarana Gedung TK yang masih belum ada dan belum lengkap untuk bisa di lengkapi dari mulai Bangku dan kursi juga alat-alat peraga lainnya yang masih belum ada, maka diadakan donator dari warga Dusun Mlandi yang peduli dengan pendidikan Usia Dini,  dalam awal tahun ajaran baru ini ada 16 anak yang baru memasuki jenjang awal dari tahapan kelas A (nol kecil) dalam Taman Kanak-kanak, berbekal dengan keterbatasan itu para anak-anak masuk keruangan, kebanyakan masih diantarkan oleh orang tuanya bahkan di tunggui sampai selesai, dengan antusias para wali murid sangat besar dalam rangka mengawali pendidikanya terhadap anak itu , sambil duduk beralaskan karpet itu di mulai pelajaraan yang pertama yaitu perkenalan dan pengenalan terhadap lingkungan dan sekitarnya." Sugeng enjang anak-anak." sapaan lembut dan penuh perhatian dari ibu Puji Sukanti seorang guru TK yang amat Kreatif dan aktif dalam membimbing anak-anak kecil dan sudah berpengalaman sekali dalam pembelajaran pendidikan usia dini bahkan sering memberikan les kepada semua anak TK ataupun anak SD yang membutuhkan pelajaran tambahan, dia memulai pelajarannya dengan pengenalan pengenalan terhadap pembelajaran dan saling mengenal terhadap anak yang lain, juga membina sebuah suasana keakraban antara guru dengan murid atau murid dengan murid.

Masuk Tahun Tahun Ajaran Baru

Sumberdalem, 11 Juli 2011
          Pagi yang cerah mengawali hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru setelah liburan panjang usai, Upacara Bendera yang selalu dilaksanakan setiap hari senin itu berlangsung di SDN 2 Sumberdalem dengan hikmat di ikuti oleh seluruh murid yang berjumlah 138 anak terdiri dari 64 siswa dan 74 siswi yang berbaris rapi sesuai kelas masing-masing, 7 orang guru yang sudah berstatus PNS dan 2 orang guru yang masih wiyata, juga berada di baris upacara tersebut. " hiduplah tanahku hiduplah negriku bangsaku rakyatku semuanya." itulah sepenggal lagu kebangsaan indonesia raya yang mengiringi pengibaran bendera sang saka merah putih dikibarkan pertama di awal tahun ajaran baru oleh tiga siswi yang telah ditugaskan 

Sambutan Pembina Upacara         
         setelah seluruh peserta di istirahatkan oleh pemimpin upacara maka dilanjutkan sambutan Pembina upacara oleh  ibu ROCHIMAH Spd. yang juga sebagai Kepala sekolah SDN 2 Sumberdalem, mengucapkan selamat datang kepada siswa dan siswi baru yang akan duduk dibangku SD dan sapaan selamat pagi yang di lontarkan kepada seluruh peserta upacara, dalam penyampain sambutannya mengajak kepada seluruh siswa siswi dari kelas satu sampai kelas enam di tahun ajaran yang baru ini agar mau belajar lebih giat dan lebih disiplin juga bersungguh sungguh dalam belajar agar dalam setiap menghadapi Tes ataupun ujian bisa mendapatkan nilai yang baik khususnya kepada siswa siswi kelas enam yang akan menghadapi kelas tahap akhir agar bisa lulus dan bisa melanjutkan ke SLTP dalam rangka Wajar Dikdas 9 tahun. seluruh kelas sudah ditentukan wali kelasnya dan mengalami perubahan dibanding tahun ajaran yang lalu. adapun kelas enam diserahkan kepada bapak Yoyok untuk menjadi wali kelas enam dengan motifasi semoga bisa mengantarkan para siswa dan siswi kelas enam untuk bisa lulus semua dalam menjalani ujian nasional, maka diperlukan pembelajaran yang sangat ekstra dan perlu adanya pelajaran tambahan ketika akan menghadapi tes atau ujian nasional tersebut
Berebut Masuk Kelas       
        seusai upacara dibubarkan seluruh siswa dan siswi berlari masuk kelas dan saling berebut bangku karena mereka harus menyesuaikan diri dengan kelas masing-masing, setelah adanya kenaikan kelas, berbeda dengan ruang kelas satu, siswa  yang baru saja masuk di sekolah dasar sebagai siswa baru, setelah mereka menyelesaikan di bangku Taman kanak-kanak, ternyata masih ada siswa yang harus diantar oleh orang tuanya kesekolah dan untuk memasuki kelas kemungkinan masih takut. dan mereka masih canggung dan asing dengan seragam mereka yang sudah berubah dibanding tahun sebelumnya ketika masih di TK dan juga peralatan sekolah yang semakin banyak. " selamat pagi anak-anak. " sapaan yang lembut pada seluruh siswa kelas satu dari seorang wali kelas 1 ibu Kristina Hatinem yang telah lama sekali atau sudah bertahun-tahun mengajar di SDN 2 Sumberdalem sebelum memberikan pelajaran, perkenalan lingkungan dan sebagainya kepada seluruh siswa dan siswi yang notabene mereka masih bingung dan perlunya adaptasi terhadap sistem pembelajarannya.


Minggu, 10 Juli 2011

Kaji Terap Pupuk organik Cair

Sumberdalem 10 Juli 2011
         Setelah menunggu 2 Bulan lamanya mulai dari proses fermentasi pupuk cair waktu 1 bulan dan di aplikasikan di tanaman selada air 1 bulan sampai masa panen, ternyata membuahkan sebuah kepuasan dari Pengurus Gapoktan Jaya Tani setelah berhasil membuat pupuk Organik cair dan di aplikasikan pada tanaman selada air, juga sudah dapat dilihat hasilnya ternyata sesuai dengan harapan dan target dari tujuan pupuk organik cair tersebut, dilaksanakan peninjauan dan pemanenan oleh pengurus Gapoktan dan Penyuluh Pendamping dari BPP Kerto Martani Kecamatan Kertek yaitu Sita faridha di lahan milik Bp Nurokhim warga dusun mlandi yang juga sebagai pengurus Gapoktan. dengan berbagai unsur yang terkandung didalam pupuk organik cair yang di buat, setelah di aplikasikan dengan sistem penyemprotan tanaman selada air selama tiga kali dalam satu kali panen bisa tumbuh dengan baik seperti layaknya selada air yang lain yang menggunakan obat obatan yang mengandung kimiawi dan harganya lebih mahal.
Unsur Penghijau
Didalam pupuk organic cair yang dibuat oleh pengurus Gapoktan Jaya Tani tersebut mengandung unsur N  yang terdapat dalam Daun Kanigara, daun Kaliandra juga dari Urin sapi dan ampas tahu, sebagai unsure untuk menghijaukan daun dan mengandung unsur hara terhadap tanah. beda dengan obat-obatan yang mengandung kimiawi yang biasa digunakan oleh para petani selada air di dusun mlandi itu sedikit unsur haranya yang terkandung didalamnya walau unsure N lebih tinggi dari pupuk organic cair yang dibuat sendiri.
Rencana Tindak Lanjut
Dengan percobaan kaji terap Pupuk Organik Cair yang telah diterapkan di tanaman Selada air, maka akan segera di tindak lajuti dengan demplot ataupun  kaji terap selanjutnya di tanaman lain atau tanaman yang berbeda dan di lahan kering juga akan mencoba memproduksi lagi lebih banyak dari yang kemarin dan akan di uji cobakan lagi di lahan para petani yang siap untuk dijadikan lahan uji coba Pupuk organik cair tersebut dan akan dlebih dipelajari lagi tentang komposisi, dosis dan penambahan unsur lain didalamnya.

berbekal modal tekad untuk maju dalam menyikapi dari program pemerintah tentang Go Organik tersebut seluruh jajaran pengurus Gapoktan jaya tani akan selalu berusaha mengembangkan Pupuk Organik baik padat maupun cair, ataupun kegiatan kegiatan pertanian lainnya sesuai potensi potensi yang ada di desa Sumberdalem, dengan harapan  semoga dari instansi terkait ada yang mau ikut peduli untuk meberikan dukungan secara moral atau sampai dengan Material guna menunjang kegiatan kegiatan tersebut demi tujuan dari pengurus Gapoktan tersebut bisa tercapai demi kebaikan dan kesejahteraan para petani di Desa Sumberdalem, dengan pengolahan sistem organik juga membutuhkan waktu yang lama dan tantangan berat dari para petani yang belum bisa menerima dengan adanya Pupuk Organik.
    

Rabu, 06 Juli 2011

Kegiatan SLPTT Poktan Merdi Tani

Sumberdalem,  5 Juli  2011
Kegiatan SLPPT tahun 2011 yang dilaksanakan oleh kelompok Merdi Tani Dusun Sambon Desa Sumberdalem. yaitu kegiatan SLPTT Jagung yang harus dikerjakan di bulan juli tahun 2011 ini sampai dengan selesai. dengan bibit jagung yang sudah disiapkan dari pemerintah dan bantuan operasional keuangan untuk penunjang kegiatan SLPTT tersebut. dengan target yaitu 15 Hektar tanah yang siap untuk di gunakan sebagai lahan SLPTT tersebut.dari 15 hektar tersebut harus ada 1 hektar lahan yang digunakan sebagai LL atau sebagai lahan untuk percontohan sebelum 14 hektar itu berjalan.
Kelompok Merdi Tani
Merdi Tani yang di pimpin oleh Bapak Karnoto dan bapak Mujiono Kelompok ini siap melaksanakan program SLPTT ter sebut dengan baik dan sudah menyiapkan lahan seluas 1 hektar sebagai lahan LL sebagai Lahan Laborat Lapangan untuk penanaman jagung dengan varietas Hibrida. dan sudah dilaksanakan Pengolahan tanah yang dikerjakan bersama Anggotanya dengan metode jarak antar baris yaitu 70 cm dan jarak tanam yaitu 25 cm, dan setiap lobang di isi satu biji benih jagung hibrida. adapun lahan LL tersebut di dapatkan dengan menyewa lahan milik salah satu anggota Kelompok dengan sistem sewa tanah selama tanam jagung. uang sewa tersebut dari uang kas kelompok yang sudah mencapai 16 juta. hasil dari kegiatan Simpanan pokok dan wajib anggota dan hasil dari penjualan padi hasil program SLPTT Padi Tahun 2010." kami seluruh anggota kelompok tani Merdi Tani Dusun Sambon siap menyukseskan Program kegiatan SLPPT tahun 2011 ini dengan baik dan sebagai lahan pembelajaran bagi seluruh anggota sebelum anggota menanam komoditas jagung dengan varietas hibrida " tutur bapak Karnoto selaku Ketua Poktan Merdi Tani.
dalam kegiaatan SLPPT tersebut sebagai wahana uji coba dan pembelajaran dari senuah kegitan pertanian bisa meningkat dan kwalitas dari hewan. ternak tersebut,  dan